WHO AM I ? ''Siapakah Diri Kita Yang Sebenarnya ? ''



Dari sebagian dari kita mungkin pertanyaan seperti ini pasti sangat menggelitik dan mungkin juga pertanyaan yang simple namun, tidak semua orang mampu menjawabnya. Karena membutuhkan pemikiran yang sangat mendalam agar tidak salah dalam memahami dan mengenal diri ini. Diri yang sebenarnya diri

WHO AM I? ''Siapakah Diri Kita ? ''

Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah dari saripati tanah, lalu menjadi nufftah, alaqah, dan mudgah sehingga akhirnya menjadi mahluk yang paling sempurna yang di beri potensi hati, akal dan jasad. Sehingga Allah menetapkan manusia sebagai makhluk tertinggi kedudukannya di antara makhluk lainnya, karena kita memiliki potesi tersebut. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman :
As-Sajdah Ayat :7
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
As-Sajdah Ayat : 8
Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.
As-Sajdah Ayat : 9
Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
Jadi terjawab sudah pertanyaan siapakah diri kita, Aku adalah manusia yang diciptakan Allah dari sebaik-baiknya ciptaan melaui permulaannya dari saripati tanah, yang kemudian menjadikan keturunan ku dari saripati air hina, kemudian ditiupkan roh kedalam jasad, dibuatnya kita mendengar, melihat dan merasakan melalui hati.
Jika kita mengenal siapa kita, maka kita akan bersyukur atas penciptaan kita kepada Allah. Namun sayang kebanyakan kita lupa hingga sedikit sekali kita bersyukur atas perlakuan Allah kepada kita. Kita adalah Manusia yang di ciptakan Allah dari air hina dan di beri potensi yang sangat luar biasa hingga kita derajatnya lebih tinggi di bandingkan makhluk ciptaan Allah lainnya.
Bagaimana Kita Bisa Mengenal Diri?
Siapa mengenal dirinya maka ia akan mengenal tuhanya (hadist : Man Arofa Nafsahu Faqod Arofa Robbahu), Hal ini sejalan dengan petunjuk QS Adz-Dzariyat 21 ‘ dan pada dirimu sendiri, apakah tiada kamu perhatikan’.
Perbuatan mengenal diri adalah dasar dari perjalanan diri dalam rangka mengenal Allah sebagai mana tajuk “ Awwaludin ma’rifatulloh “ Awal agama mengenal Allah .
Bila manusia bisa mengenali dirinya sudah pasti dia akan mengenal siapa Tuhan pencipta nya. Bila manusia sudah mengenal Tuhan nya maka dia sudah menemukan Tuhan di dalam hatinya (di dalam dirinya). Dan dia bisa menguasai untuk mengendalikan hawa nafsunya. Maka hidupnya akan terasa lebih indah, tenang dan damai karena dia Sudah mengenal Tuhan di dalam dirinya. Inilah tingkat hekekat tahap kesempurnaan dalam mengenal diri kita
Mengenal tuhan dan mengenal Allah adalah tuntutan agama dalam rangka membenarkan dengan perbuatan atas perkataan kalimah tauhid “ La ilaha ilallah “ ( tiada tuhan kecuali Allah ).

Kalimah tauhid dan kalimah syahadah adalah kalimah sumpah yang harus selalu dipegang teguh dan diperbuat kebenarannya , sedangkan mengenal diri adalah upaya menjaga diri agar tidak tergoyahkandalam memegangi kalimah sumpah sendiri.Mengenal diri adalah upaya membuka diri untuk di teliti sendiri ( instrospeksi ) apa yang berada dalam diri .


0 Response to "WHO AM I ? ''Siapakah Diri Kita Yang Sebenarnya ? ''"

Posting Komentar