AKHLAK MENASEHATI


Dari Harun ibnu Abdillah Al-Baghdadi


“Di suatu larut malam pintuku di ketuk orang. Aku bertanya, “Siapa?” Suara di luar lirih menjawab, “Ahmad!”, Ku selidiki, “Ahmad yang mana?” Nyaris berbisik ku dengar, “Ibnu Hanbal” subhanallah,itu guruku! Ku bukakan pintu dan beliau pun masuk. Ku persilahkan beliau duduk. Kutanya, “Ada urusan sangat pentingkah sehingga engkau duhai guru, berkenan mengunjugiku di malam selarut ini?” Beliau tersenyum,”Maafkan aku duhai Harun,” ujar beliau lembut dan pelan, “Aku terkenang bahwa kau biasa masih terjaga meneliti hadist di waktu semacam ini. Ku beranikan untuk dating karena ada yang mengganjal di hatiku sejak siang tadi.” Aku terperangah, “Apakah hal itu tentang diriku?” Beliau mengangguk. “jangan ragu,” ujarku, “tadi siang kulihat engkau sedang mengajar murid-muridmu. Kau bacakan hadist untuk mereka catat. Kala itu mereka tersengat terik mentari,sedangkan dirimu teduh ternaungi bayangan pepohonan. Lain kali jangan begitu duhai harun,duduklah dalam keadaan yang sama,sebagaimana muridmu duduk.” Aku tercekat,tak sanggup menjawab. Lalu beliau berbisik lagi, pamit undur diri. Kemudian melangkah keluar rumah dan menutup pintu dengan hati-hati. Masya Allah, inilah guruku yang mulia, Ahmad Ibn Hanbal. Akhlak indahnya terjaga dalam memberi nasihat dan meluruskan khilafku. Beliau menegurku di depan para murid,karena beliau adalah guruku yang berhak untuk itu. Tetapi tidak di lakukannya demi menjaga wibawaku. Beliau bias saja dating sore,ba’da Maghrib atau isya yang mudah baginya. Itu pun tidak di lakukannya,demi menjaga rahasia nasihatnya. Beliau sangat hafal kebiasaanku terjaga si larut malam. Beliau dating menghadapku. Bicaranya lembut dan nyaris berbisik. Semua yang beliau lakukan agar keluargaku tak tahu,agar aku yang sebagai ayah dan suami tetap terjaga sebagai imam dan teladan di hati keluargaku. Maka termuliakanlah guruku sang pemberi nasihat, yang adab tingginya dalam menasehati menjadikan hatiku menerima dengan ridho dan cinta. itulah sepercik kisah salafush-sholih yang bisa kita ambil hikmahnya semoga setelah membaca kisah ini kita dapat menjadi tauladan di rumah tangga kita,di lingkungan kita serta di kepemimpinan yang kita pimpin semoga Allah memberikan jalan Hidayahnya kepada kita semua sehingga kita bisa meraih Ridho dan di masukkan si surga firdaus-Nya.. aamiin

0 Response to "AKHLAK MENASEHATI"

Posting Komentar